11 Alasan Mengapa Ponsel Harus Dilarang Untuk Anak-Anak

11 Dampak Negatif HP Bagi Anak Usia Dini dan Perkembangannya

11 Dampak Negatif HP Bagi Anak Usia Dini dan Perkembangannya – Di dunia yang menuntut untuk selalu terhubung, meluasnya penggunaan teknologi tidak hanya mempengaruhi orang dewasa tetapi juga diperoleh oleh anggota termuda dari masyarakat, yaitu anak-anak kita. Jadi berikut adalah 11 dampak negatif HP bagi anak usia dini dan perkembangannya

Anak-anak saat ini lebih suka bermain dengan ponsel dan tablet. Beberapa orang tua menggunakannya sebagai cara untuk menghibur anak-anak mereka dan menghindari perilaku buruk. Tapi apa yang tidak mereka sadari bahwa ada juga efek yang berbahaya.

11 Dampak Negatif HP Bagi Anak Usia Dini dan Perkembangannya

Psikolog memperingatkan bahwa anak-anak di bawah 12 tahun tidak boleh menggunakan gadget ini. Psikolog berpendapat bahwa hal itu mempengaruhi perkembangan otak anak. Anak-anak telah mengalihkan perhatian mereka ke gadget ini daripada bidang penting lainnya seperti perkembangan, pembelajaran, dan perilaku.

11 Dampak Negatif HP Bagi Anak Usia Dini dan Perkembangannya

Berikut adalah beberapa alasan mengapa perangkat genggam harus dilarang di kalangan anak-anak :

1. Kerusakan Mata

Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan masalah pada mata. Sindrom penglihatan komputer ini dapat merusak mata Anda. Cegah masalah mata dengan membatasi jumlah waktu yang dapat dihabiskan anak-anak Anda di depan layar.

2. Obesitas

Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki gadget di kamar mereka lebih mungkin untuk menderita obesitas. Semua orang tahu bahwa obesitas dapat menyebabkan kondisi medis serius lainnya seperti serangan jantung, dan diabetes. Mengekspos anak-anak Anda ke gadget pada usia dini dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang parah .

3. Perkembangan

Otak Ukuran otak tumbuh tiga kali lipat dari usia 0 hingga 21 tahun. Dalam beberapa tahun ke depan, otak akan terus berkembang. Perkembangan otak tergantung pada banyak faktor dan stimulus.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa paparan berlebihan terhadap gadget dapat menyebabkan fungsi yang berlebihan, kurangnya perhatian, keterlambatan kognitif, peningkatan impulsivitas, gangguan belajar dan pengurangan kemampuan untuk mengatur diri sendiri.

4. Kurang Tidur

Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa 60% orang tua tidak memberikan pengawasan yang ketat kepada anak-anaknya dalam menggunakan gadget. Tujuh puluh lima persen dari anak-anak ini diperbolehkan menggunakan gadget di kamar mereka. Anak-anak ini mungkin menderita kurang tidur yang dapat mempengaruhi perilaku mereka.

5. Perkembangan Lambat

Teknologi membuat pekerjaan setiap hari lebih mudah dan membantu menyelesaikan tugas kita lebih cepat. Namun, itu mengurangi kebutuhan akan gerakan untuk orang dewasa dan anak-anak. Ini menunda perkembangan di antara anak-anak.

Studi menunjukkan bahwa anak-anak menderita dampak negatif pada keaksaraan, perkembangan tertunda dan dampak negatif pada keberhasilan akademik. Gerakan memungkinkan anak-anak untuk mengembangkan kemampuan belajar, serta kemampuan berbasis perhatian.

6. Perilaku Agresif

Media kekerasan dapat membahayakan anak-anak Anda jika terpapar. Ini dapat mengarah pada perkembangan perilaku agresif. Visual yang menampilkan kekerasan, termasuk seksual dan fisik, yang ditampilkan dalam permainan dan acara TV semacam itu menampilkan pembunuhan, mutilasi, penyiksaan, pemerkosaan, dan seks – harus dilarang untuk anak-anak.

Pemerintah AS telah mengkategorikan “Kekerasan media” sebagai Risiko Kesehatan Masyarakat karena mempromosikan agresi pada anak-anak.

7. Penyakit Jiwa

Meningkatnya kasus kecemasan anak , depresi, gangguan kelekatan, autisme, defisit perhatian, perilaku anak bermasalah, psikosis dan gangguan bipolar diyakini disebabkan oleh terlalu banyak terpapar gadget. Di Kanada, satu dari enam anak didiagnosis dengan bentuk penyakit mental.

8. Demensia Digital

Konten media pada otak anak dapat menyebabkan defisit perhatian dan kurang konsentrasi. Memori juga dapat terpengaruh karena otak memotong jalur neuron menuju korteks frontal. Anak Anda tidak dapat belajar ketika ia tidak dapat memperhatikan tugas-tugas yang ada.

9. Kecanduan

Adanya parental attachment yang seharusnya diberikan oleh orang tua, anak menjadi lebih terikat dengan gadgetnya. Kecanduan gadget ini juga mungkin terjadi. Studi menunjukkan bahwa satu dari sebelas anak antara 8 dan 18 menderita kecanduan teknologi.

10. Dampak Negatif

Dibesarkan pada teknologi, anak-anak menantikan dunia teknologi dan non-berkelanjutan. Anak Anda tidak akan mempelajari pelajaran hidup praktis dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bertahan hidup. Penggunaan teknologi yang berlebihan dapat berdampak negatif pada masa depan anak Anda.

11. Radiasi

Ini adalah salah satu bahaya kesehatan paling umum yang disebabkan oleh terlalu banyak teknologi. Ponsel termasuk dalam kategori risiko 2B (Organisasi Kesehatan Dunia) karena radiasi yang dipancarkannya, membuatnya mungkin bersifat karsinogen.

Pada tahun 2013, Dr. Anthony Miller dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Toronto menyarankan untuk mengklasifikasi ulang paparan frekuensi radio sebagai 2A. Ini berarti ‘mungkin karsinogen’, yang lebih berbahaya bagi kesehatan Anda.